Para siswa mulai berkumpul sekitar pukul 09.20 WIB untuk menyampaikan tuntutan agar kedua guru yang disebut dalam video tersebut tidak lagi menjalankan aktivitas mengajar di SMKN 1 Mempawah Hilir.
Ketua Komite Sekolah, Aidimansyah, turut mendampingi para siswa dalam menyampaikan aspirasi agar kegiatan berlangsung tertib dan kondusif.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Mempawah Hilir, Bambang Juwarno, meminta para siswa tetap tenang serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun nama baik sekolah.
Ia menyampaikan bahwa persoalan tersebut akan diserahkan kepada pihak berwenang, yakni Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat bersama Komite Sekolah, untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Bambang juga mengimbau para siswa agar kembali mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa sambil menunggu penyelesaian persoalan tersebut.
Untuk menjaga situasi tetap aman, Kapolsek Mempawah Hilir Iptu Edi Marwan bersama personel Polres Mempawah memberikan imbauan kepada para siswa agar tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum sepenuhnya terverifikasi.
Sekitar pukul 10.00 WIB, pihak sekolah menggelar pertemuan di aula yang dihadiri kepala sekolah, komite sekolah, serta perwakilan siswa.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan siswa bersama komite menyampaikan surat pernyataan berisi tuntutan agar dua guru yang disebut dalam persoalan video viral tersebut tidak lagi mengajar di SMKN 1 Mempawah Hilir.
Selain itu, mereka juga meminta pihak sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat untuk menyiapkan tenaga pengajar pengganti apabila diperlukan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komite Sekolah Aidimansyah meminta seluruh siswa tetap menjaga ketenangan dan kembali menjalankan kegiatan pembelajaran.
Ia menegaskan, pihak komite bersama sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat akan melakukan kajian serta memperjuangkan aspirasi siswa sesuai aturan yang berlaku.
Sekitar pukul 10.35 WIB, personel Polres Mempawah bersama Polsek Mempawah Hilir melakukan pengamanan dan pengawalan terhadap dua oknum guru keluar dari lingkungan sekolah guna menjaga situasi tetap kondusif.
Hingga kegiatan berakhir, penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib tanpa mengganggu aktivitas belajar mengajar secara keseluruhan.
Pihak sekolah bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat masih melakukan penanganan serta pendalaman terkait persoalan yang menjadi perhatian publik tersebut. [SK]
.jpg)