|

Streaming Radio Suara Landak

Modus Pengobatan Spiritual, Uang Rp16,9 Juta Warga Mempawah Diduga Raib Dicuri

 

Tersangka ZJ dan barang bukti saat diamankan Tim URC Jatanras Satreskrim Polres Mempawah, Senin (24/8/2026). SUARALANDAK/SK
Mempawah (Suara Landak) – Modus pengobatan spiritual diduga menjadi cara seorang pemuda untuk mengelabui seorang warga Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah.

Seorang perempuan bernama Hasiah mengaku kehilangan uang tunai sebesar Rp16,9 juta setelah didatangi seorang pemuda berinisial ZJ, 19 tahun, yang mengaku bernama Marcel dan menawarkan bantuan pengobatan spiritual.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban di Jalan Djohansyah Bakri, RT 018/RW 005, Desa Antibar, pada Senin (24/8/2026).

Kejadian bermula pada Kamis (20/8/2026), ketika Hasiah berjalan menuju Kantor Desa Antibar untuk mengambil bantuan beras. Dalam perjalanan, korban ditumpangi seorang pemuda menggunakan sepeda motor dan diantar hingga ke depan kantor desa.

Dua hari kemudian, pemuda tersebut kembali melintas di depan rumah korban dan sempat mengatakan, “ternyata di sini rumah ibu.”

Pada Minggu (23/8/2026), pemuda tersebut kembali mendatangi rumah Hasiah. Ia memperkenalkan dirinya sebagai Marcel dan mengaku mengetahui persoalan keluarga korban.

ZJ kemudian menawarkan bantuan melalui pengobatan spiritual. Ia meminta Hasiah menyiapkan dupa dan telur serta mengatakan akan kembali keesokan harinya untuk melakukan pengobatan.

Benar saja, pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 09.50 WIB, ZJ kembali datang ke rumah korban.

Dalam aksinya, ZJ diduga melakukan ritual pengobatan sambil membongkar sejumlah bagian rumah. Ia beralasan sedang mencari barang yang dipercaya dapat mendatangkan hal buruk bagi korban dan keluarganya.

Saat memasuki waktu salat Ashar, ZJ kemudian meminta Hasiah melaksanakan salat di kamar anaknya sambil berdoa agar anak korban segera pulang.

Namun, setelah Hasiah keluar dari kamar, ZJ justru berpamitan. Ia mengatakan akan kembali keesokan harinya bersama rekannya untuk melanjutkan proses pengobatan.

Merasa curiga dengan situasi tersebut, Hasiah kemudian memeriksa uang miliknya. Saat itulah korban mendapati uang tunai sebesar Rp16.900.000 telah hilang.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Mempawah.

Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto melalui Kasatreskrim Iptu Eric Ibrahim Pattimura membenarkan adanya laporan dugaan pencurian tersebut.

“Satreskrim Polres Mempawah menerima laporan terkait dugaan pencurian uang tunai sebesar Rp16.900.000,” kata Iptu Eric.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reaksi Cepat (URC) Jatanras Satreskrim Polres Mempawah langsung melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan terduga pelaku.

Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi mengenai ciri-ciri terduga pelaku yang diketahui berinisial ZJ, warga Desa Antibar.

Sekitar pukul 23.05 WIB, petugas mendapatkan informasi bahwa ZJ berada di sebuah rumah kontrakan. Tim Jatanras kemudian bergerak menuju lokasi.

Sekitar pukul 23.30 WIB, polisi berhasil mengamankan ZJ tanpa menyebut adanya perlawanan dalam proses penangkapan.

Sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut turut diamankan. Di antaranya uang tunai sebesar Rp4.237.000, dua unit telepon seluler iPhone 12 Pro Max masing-masing berwarna biru pasifik dan silver, serta satu tas selempang berwarna hitam.

ZJ beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Mempawah untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Saat ini, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satreskrim Polres Mempawah untuk mendalami rangkaian kejadian serta dugaan keterlibatannya dalam hilangnya uang milik korban.

Perkara tersebut ditangani sebagai dugaan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 476 KUHPidana.

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap orang yang menawarkan jasa pengobatan atau bantuan dengan cara-cara yang tidak jelas, terlebih jika meminta akses ke dalam rumah atau memanfaatkan kondisi korban yang sedang membutuhkan bantuan.[SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play