|

Streaming Radio Suara Landak

Bantuan Alat Pemadam Tiba di Supadio, Yon Parako 466 Pasgat Bergerak Cepat Salurkan Logistik

 

Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Alat Pemadam Kebakaran Lewat Bandara Supadio. SUARALANDAK/SK
Kubu Raya (Suara Landak) – Prajurit Batalyon Para Komando (Yon Parako) 466 Pasgat menunjukkan kesiapsiagaan dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Personel Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara terlibat langsung dalam proses bongkar muat dan distribusi bantuan peralatan pemadam kebakaran melalui Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (22/8/2026) malam.

Ratusan kardus berisi berbagai peralatan pemadaman diturunkan dari pesawat pengangkut untuk kemudian dipindahkan secara estafet menuju kendaraan truk. Logistik tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke lokasi yang membutuhkan dukungan penanganan kebakaran.

Sejumlah peralatan yang didatangkan antara lain pompa air, nozzle, selang semprot, selang hisap, dudukan pompa, chain block, serta berbagai perlengkapan pendukung pemadaman lainnya.

Proses bongkar muat berlangsung hingga malam hari. Para prajurit bekerja bersama memastikan seluruh perlengkapan dapat diturunkan dan dipindahkan dengan aman tanpa menghambat proses distribusi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan Yon Parako 466 Pasgat dalam mendukung misi kemanusiaan, khususnya menghadapi situasi darurat akibat karhutla yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat.

Danyon Parako 466 Pasgat Letkol Pas Adim Dwi Prasanda menegaskan pentingnya kerja sama dan ketelitian dalam proses distribusi bantuan. Menurutnya, setiap peralatan harus dipastikan dalam kondisi aman agar dapat segera digunakan di lapangan.

“Kerja sama tim sangat krusial di sini. Kami harus memastikan semua logistik masuk dengan aman dan cepat agar barang segera dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Letkol Pas Adim Dwi Prasanda.

Bantuan peralatan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertahanan. Kehadirannya di Kalimantan Barat diharapkan dapat memperkuat kemampuan petugas dalam menghadapi karhutla, terutama di wilayah yang membutuhkan tambahan peralatan pemadaman.

Dengan dukungan peralatan yang lebih memadai, proses pemadaman di lapangan diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif, sekaligus membantu mengurangi dampak kebakaran terhadap masyarakat dan lingkungan.

Keterlibatan prajurit Yon Parako 466 Pasgat juga menunjukkan kesiapan TNI dalam memberikan dukungan ketika terjadi kondisi darurat. Kesiapsiagaan selama 24 jam menjadi bagian dari komitmen prajurit untuk membantu masyarakat dalam berbagai situasi kemanusiaan.

Melalui kerja cepat dan sinergi antarpersonel, seluruh bantuan yang tiba di Bandara Supadio diharapkan segera sampai kepada pihak yang membutuhkan dan dapat langsung dimanfaatkan untuk memperkuat upaya pemadaman karhutla di berbagai wilayah Kalimantan Barat.

Kehadiran bantuan tersebut menjadi tambahan kekuatan di tengah tingginya kebutuhan peralatan pemadaman, sekaligus mempertegas pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi ancaman karhutla.[SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play