|

Streaming Radio Suara Landak

53 Ruko Pasar Sungai Duri Bengkayang Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp70 Miliar

 

Puluhan Ruko di Pasar Sungai Duri Bengkayang Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah. SUARALANDAK/SK
Bengkayang (Suara Landak) – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Sungai Duri, Jalan Wiraguna, Dusun Suka Damai, Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kamis (20/8/2026) malam. Sedikitnya 53 unit rumah toko (ruko) hangus dilalap api dalam musibah yang berlangsung hampir 10 jam.

Kobaran api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 18.30 WIB. Dalam waktu singkat, api membesar dan merambat cepat ke bangunan di sekitarnya yang berdiri saling berhimpitan.

Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu dan merupakan bangunan lama membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan. Warga bersama petugas pemadam kebakaran dari berbagai kelompok langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas.

Laporan kebakaran kemudian diterima Polsek Sungai Raya, Pemerintah Desa Sungai Duri serta petugas pemadam kebakaran. BPKS Mensacosa, Destana dan sejumlah kelompok pemadam swadaya bersama warga bergerak melakukan penanganan awal sembari menunggu bantuan dari daerah lain.

Besarnya kobaran api membuat bantuan tambahan didatangkan dari berbagai wilayah. Puluhan armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Mempawah, Kota Singkawang hingga Kota Pontianak ikut diterjunkan untuk memperkuat upaya pemadaman.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab turun langsung memimpin proses pemadaman sekaligus pengamanan di lokasi. Sebanyak 33 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai daerah dan kelompok swadaya masyarakat dikerahkan bersama 77 personel gabungan TNI-Polri.

Perjuangan petugas berlangsung berjam-jam di tengah kobaran api dan kepulan asap tebal. Setelah hampir 10 jam berjibaku, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.10 WIB, Jumat (21/8/2026).

Dalam musibah tersebut, satu orang warga dilaporkan mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap.

“Satu orang dilaporkan mendapat perawatan di RS Rubini Mempawah. Korban atas nama Fendi (33) mengalami sesak napas akibat menghirup asap dan sempat pingsan. Saat ini kondisinya stabil,” ujar AKBP Syahirul Awab.

Kebakaran ini menimbulkan kerugian materiil yang sangat besar. Polisi memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp70 miliar.

Kerugian tersebut mencakup puluhan bangunan ruko beserta berbagai barang di dalamnya, mulai dari stok dagangan, sembako, peralatan elektronik hingga barang berharga milik para pedagang.

Musibah tersebut juga mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bengkayang mendatangi lokasi untuk melihat kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan.

Sebastianus mengatakan dirinya baru dapat tiba di lokasi pada malam hari setelah menyelesaikan agenda kunjungan kerja di Kecamatan Siding.

“Saya baru bisa hadir di lokasi karena tadi malam baru pulang dari Kecamatan Siding dalam rangka kunjungan kerja ke Desa Sungkung I, Sungkung II dan Sungkung III, sekaligus meresmikan Pustu di Dusun Kadok Desa Sungkung II,” ujarnya.

Meski memiliki agenda di sejumlah wilayah, Sebastianus memastikan pemerintah daerah bersama PMI tetap bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak.

“Malam ini saya bersama PMI berangkat ke Sungai Duri untuk melihat langsung lokasi kebakaran dan memberikan bantuan sembako, baik dari Bupati maupun PMI Kabupaten Bengkayang,” katanya.

Pasca-kebakaran, petugas melakukan sejumlah langkah pengamanan di lokasi. Pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), pengaturan arus lalu lintas, sterilisasi area, pendinginan puing-puing serta pemasangan garis polisi dilakukan untuk memastikan lokasi tetap aman dan mendukung proses penyelidikan.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Petugas akan melakukan olah TKP untuk mengidentifikasi sumber api sekaligus mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Polisi juga berkoordinasi dengan PLN terkait normalisasi jaringan listrik serta instansi terkait untuk menangani proses pembersihan puing-puing bangunan yang terbakar.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mendekati kawasan bekas kebakaran sampai lokasi dinyatakan aman oleh petugas.

“Untuk sementara masyarakat diimbau tidak mendekati lokasi kebakaran sampai dinyatakan aman, karena masih terdapat sejumlah potensi bahaya dari bangunan dan jaringan listrik di sekitar lokasi,” tegasnya.[SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play