![]() |
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, korban tampak mengenakan pakaian panjang dan ditemukan tergantung dengan seutas tali di pinggir sungai. Kejadian ini sontak membuat panik warga sekitar sekaligus mengundang rasa penasaran masyarakat luas.
Hingga kini, motif korban nekat mengakhiri hidupnya belum dapat dipastikan. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap fakta di balik peristiwa ini.
Informasi awal mengenai penemuan jasad tersebut pertama kali dibagikan oleh seorang warganet bernama Muryanti melalui akun Facebook. Dalam unggahannya, ia menuliskan keterangan dengan dialek Melayu Sambas, sekaligus menyebutkan lokasi temuan mayat berada di perbatasan Kampung Merabuan dan Matang Putus.
“Lokasi tempat orang bundir ini perbatasan kampung Merabuan dengan Matang Putus,” tulisnya.
Sementara itu, Eka, salah seorang warga Matang Danau, mengungkapkan jasad pria itu pertama kali dilihat oleh warga yang hendak menuju ladang pada pagi hari.
“Sekitar jam 5 lewat, waktu salah satu warga mau ke ladang, mayat itu sudah terlihat. Identitasnya belum diketahui, tapi dia orang pendatang yang bekerja membuat saluran air,” ujarnya.
Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo, melalui Kapolsek Paloh, AKP Sa’emni, membenarkan adanya temuan tersebut.
“Benar, anggota kami masih berada di lokasi kejadian perkara untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus penemuan mayat gantung diri ini,” jelas AKP Sa’emni.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi sekaligus menelusuri identitas korban untuk memastikan duduk perkara tragedi yang menggegerkan warga Sambas ini.[SK]
