![]() |
| Suasanan upacara di kantor BPN Landak |
Upacara yang digelar di halaman kantor itu cukup unik, karena peserta mengenakan pakaian adat yang ada di Indonesia.
Kepala Kantor Pertanahan Landak, Saumurdin mengatakan, pihaknya
merayakan HUT kemerdekaan RI tahun ini ada perintah kementerian ATR BPN bahwa pelaksanaan upacara bendera disetiap kantor kabupaten/ kota harus memakai pakaian adat sesuai sukunya.
"Bukan berarti memisah atau membedakan tapi kita beragam suku agama dan golongan kita tetap satu, berpegang pancasila yang berbhineka tunggal ika,"katanya.
Menurutnya, upacara dengan mengenakan pakaib adat tujuan agar sadar semua pihak, bukan satu tapi hetrogen bukan satu suku saja di Indoensia tapi beragam. "Tapi kita teyap memeprhanan kan NKRI harga mati,"ujarnya.
Ia menegaskan, Kantor Pertanahan tetap semangat baik dalam mengisi kemerdekaan dan pekerjaan yang luar banyak.
"Kami akan menyelesaikan pensertifikatan tanah yang dibebankan kepada kami meliputi pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) berjumlah 12400 bidang, retribusi tanah 6000, tanah petani 400 bidang konsolodais tanah 400 bidang 18.800 bidang ini harus kita selesaikan tahun ini,"ungkap Saumurdin.
Sedangkan hambatan pendaftaran pensertifikatan masalah nomor induk kependudukan (NIK) yang tidak konek antara, Kemendagri dengan Dukcapil kabupaten ada yang tidak bisa di entri.
"Sehingga menghambat pendaftaran sertifikat. Jadi pemohon harus datang ke dinas dukcapil untuk perekaman kembali sehingga NIK bisa konek,"tegasnya.
Penulis: Kundori
Editor: Rizki

